Sidang Memanas! Bupati Gowa Walk Out, Pansus Hak Angket Gagal Bongkar Dugaan Penyimpangan

Gowa Sulsel, Sulawesibersatu.com – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa mendadak ricuh setelah Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memilih walk out saat pemeriksaan baru saja dimulai, Selasa (14/7/2026). Pemeriksaan dugaan penyimpangan pengadaan seragam sekolah gratis pun terhenti.

Sebelum meninggalkan ruang sidang, Husniah telah diambil sumpah dan menerima pertanyaan pertama dari anggota Pansus. Namun suasana memanas ketika ia meminta seluruh pertanyaan diajukan sekaligus agar dapat dijawab dalam satu kesempatan.

Permintaan tersebut ditolak. Pansus tetap bersikeras menggunakan mekanisme tanya jawab bergantian sesuai tata tertib yang telah disepakati sejak awal pemeriksaan.

Ketua Pansus Kasim Sila menegaskan sidang hak angket merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk mencari fakta secara objektif, bukan untuk menghakimi siapa pun yang dimintai keterangan.

Anggota Pansus Yusuf Harun juga menegaskan DPRD tidak mencampuri urusan pribadi kepala daerah. Namun, jika persoalan pribadi berdampak pada jalannya pemerintahan, maka hal itu menjadi objek pengawasan.

Merasa keberatannya tidak diakomodasi, Husniah menyatakan haknya sebagai pihak yang diperiksa tidak diberikan. Ia kemudian mengambil telepon genggamnya, keluar dari ruang sidang, dan meninggalkan gedung DPRD bersama rombongan pendamping.

Usai keluar dari gedung DPRD, Husniah menaiki mobil dinas menuju rumah jabatan. Ia juga meminta para pendukungnya menyebarkan peristiwa walk out tersebut melalui media sosial dengan pesan, “Bagikan ke sosial media. Jangan mau dikalah.”

Akibat aksi walk out itu, pemeriksaan dugaan penyimpangan pengadaan seragam sekolah gratis belum tuntas. Pansus juga belum sempat mengusut dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pembatalan beasiswa kedokteran Risqila serta dugaan pelanggaran etika dan sumpah jabatan Bupati Gowa. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *