Baru Rampung, Proyek P3A Tudongki Takalar Sudah Rontok! Ratusan Juta Anggaran Dipertanyakan

Takalar Sulsel, Sulawesibersatu.com – Proyek P3A Tudongki di Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, menuai sorotan tajam. Infrastruktur pertanian bernilai ratusan juta rupiah itu diduga dikerjakan asal-asalan. Baru selesai, kondisi bangunannya justru sudah memprihatinkan.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah plesteran saluran air terkelupas dan rontok di berbagai titik. Kerusakan dini tersebut memunculkan dugaan buruknya kualitas material dan pengerjaan yang patut diuji secara teknis.

Lebih ironis, bangunan tersebut bahkan belum pernah dialiri air untuk kebutuhan irigasi sawah petani. Belum sempat memberikan manfaat, proyek yang dibiayai anggaran pemerintah itu justru sudah menunjukkan kerusakan.

Proyek tersebut diketahui dikerjakan Kelompok P3A Tudongki. Pengelolaan anggaran dan tanggung jawab pelaksanaannya kini menjadi pertanyaan publik. Sebab, dana ratusan juta rupiah seharusnya menghasilkan infrastruktur berkualitas, bukan bangunan yang rusak sebelum difungsikan.

Ketua P3A Tudongki yang dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait kondisi pekerjaan tersebut tidak memberikan jawaban. Sikap bungkam ini semakin menyisakan tanda tanya mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan proyek.

Warga mendesak pemerintah daerah dan dinas teknis segera melakukan pemeriksaan lapangan. Kualitas material, volume pekerjaan, spesifikasi teknis, hingga realisasi anggaran diminta diperiksa secara terbuka.

Tak hanya itu, Aparat Penegak Hukum (APH) juga didesak turun tangan melakukan penyelidikan dan audit. Jika ditemukan indikasi penyimpangan atau kerugian negara, pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum.

Publik kini menunggu ketegasan pemerintah dan APH. Jangan sampai anggaran ratusan juta rupiah untuk kepentingan petani hanya menghasilkan proyek bermutu rendah. Baru selesai sudah rusak, siapa yang harus bertanggung jawab? (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *