Tambang Galian C Diduga Ilegal di Gowa Tuai Protes Warga, INAKOR Desak APH Bertindak

Gowa Sulsel, Sulawesibersatu.com – Aktivitas tambang galian C yang diduga beroperasi tanpa izin resmi di Dusun Balangpapa, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memicu keresahan warga. Penambangan tersebut dituding menjadi penyebab kerusakan lingkungan hingga infrastruktur jalan desa yang semakin parah.

Warga menyebut aktivitas tambang itu dikelola oleh seorang pria berinisial BT alias Daeng Tiar. Mereka menduga operasional tambang berjalan tanpa mengantongi dokumen izin resmi dari instansi berwenang.

Dampak aktivitas tambang mulai dirasakan masyarakat sekitar. Selain menimbulkan polusi udara dan pencemaran lingkungan, sejumlah lahan pertanian warga dilaporkan mengalami kerusakan yang menyebabkan kerugian materiel maupun nonmateriel.

Salah seorang warga berinisial ST mengaku resah dengan debu tebal yang setiap hari masuk ke permukiman warga. Menurutnya, kondisi tersebut mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar lokasi tambang.

“Aktivitas tambang galian C ilegal di desa kami sangat meresahkan. Warga mengeluhkan dampak negatifnya, seperti gangguan lingkungan dan polusi debu yang tebal hingga masuk ke rumah-rumah warga,” ujar ST, Minggu.

Mewakili warga terdampak, ST mendesak Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan segera turun tangan melakukan penertiban dan menghentikan aktivitas tambang yang diduga ilegal tersebut.

Tak hanya itu, warga juga meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres Gowa dan Polda Sulsel, segera mengambil langkah hukum tegas demi melindungi masyarakat dan mencegah dampak yang lebih besar di kemudian hari.

Sorotan keras juga datang dari LSM Independen Nasional Anti Korupsi (INAKOR) Kabupaten Gowa. Melalui Humasnya, Haeruddin, INAKOR mengecam dugaan pembiaran terhadap aktivitas tambang tersebut dan mendesak aparat segera melakukan investigasi, penyegelan lokasi, serta menindak pengelola tambang sesuai hukum yang berlaku. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *