Bantaeng Sulsel, Sulawesibersatu.com – Proyek irigasi di sekitar Cekdam Balangsikuyu, Kelurahan Karatuang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menuai sorotan. Dengan nilai anggaran yang disebut mencapai sekitar Rp2 miliar, kondisi fisik saluran di lapangan justru memunculkan sejumlah tanda tanya serius.
Hasil temuan di lokasi menunjukkan badan saluran tampak dibangun di atas permukaan tanah. Kondisi itu memunculkan dugaan pekerjaan galian tidak dilakukan sebagaimana mestinya sebelum konstruksi dikerjakan.
Persoalan tersebut menjadi sorotan karena saluran irigasi harus menghadapi tekanan aliran air, terutama saat debit meningkat. Jika kedalaman dan fondasi tidak sesuai spesifikasi, kestabilan konstruksi berpotensi terganggu dan dapat meningkatkan risiko kerusakan.
Tak hanya soal posisi bangunan, bagian dalam saluran juga memperlihatkan masalah. Sejumlah titik plesteran tampak mengalami keretakan, sehingga kualitas material dan metode pengerjaan patut dipertanyakan serta diperiksa secara teknis.
Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai standar mutu pekerjaan. Sebab, konstruksi irigasi bukan sekadar membentuk saluran, tetapi harus mampu menahan aliran air dan bertahan sesuai umur rencana yang ditetapkan.
Informasi yang diterima media menyebut pekerjaan tersebut merupakan kegiatan swakelola melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ). Program serupa disebut tersebar di sekitar 10 titik di wilayah Kabupaten Bantaeng.
Dengan anggaran sekitar Rp2 miliar dan pekerjaan yang tersebar di sejumlah lokasi, pengawasan menjadi sorotan penting. Pemeriksaan idealnya tidak berhenti pada kondisi permukaan, tetapi mencakup kedalaman galian, fondasi, mutu material, metode pelaksanaan serta kesesuaian dengan spesifikasi teknis.
Kini publik menunggu penjelasan pihak pelaksana dan BBWSPJ. Jika ditemukan ketidaksesuaian, persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Sebaliknya, jika pekerjaan dinyatakan sesuai, pemeriksaan teknis dapat menjadi dasar untuk menjawab keraguan yang muncul dari kondisi fisik di lapangan. (TIM)






