Andi Hasdullah: Perkuatan Diskominfo Statistik se-Sulawesi Selatan Untuk Satu Data Indonesia

Makassar, Sulawesibersatu.Com – Diskusi penguatan peran dan fungsi pengelola data statistik menuju sistem satu data Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan hari Senin (28/10 ) di Hotel Claro dibuka oleh Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat yang dihadiri oleh seluruh Kepala BPS Kabupaten Kota dan Kadis Kominfo Statistik Se Sulawesi Selatan.

IMG 20191028 WA0024

 

Abdul Hayat dalam sambutannya mengatakan data statistik yang berkualitas adalah sangat penting untuk menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan sehingga BPS dan Diskominfo Statistik harus bersinergi menghadirkan sistem satu data yang memenuhi standar data yang dapat dipertanggung jawabkan dalam pengambilan kebijakan.

IMG 20191028 WA0023

 

Dalam kesempatan itu juga Kepala BPS Provinsi Sulsel, Yos Rusdiansyah menyebutkan bahwa acara diskusi ini adalah untuk menghadirkan  penyamaan persepsi para stake holder pengelola data statistik baik itu statistik sektoral oleh pemerintah daerah maupun statistik dasar oleh BPS dalam rangka mewujudkan sistem satu data indonesia yang andal, efesien dan efektif, kita akan perhatikan berbagai masukan dalam diskusi yang dilaksanakan selama dua hari ini termasuk kendala dan solusi dari berbagai hambatan tatakelola data statistik yang dihadapi para pihak pengelola data di daerah.

IMG 20191028 WA0022

 

Kadis Kominfo-SP Provinsi Sulawesi Selatan Andi Hasdullah sebagai salah satu nara sumber menjelaskan bahwa khusus tupoksi terkait data statistik sektoral yang melekat pada Diskominfo- SP didaerah sebagai walidata satu- satunya OPD yang berfungsi sebagai pusat data, semua perangkat daerah menjadi produsen data wajib memberikan data kepada diskominfo statistik sebagai walidata lalu kemudian diolah, dievaluasi, dianalisa dan diseminasi data dalam bentuk data dan informasi sebagai bahan pengambilan kebijakan pimpinan dan bahan data kebutuhan lainnnya.

Hasdullah menambahkan bahwa Pemprov Sulsel sudah kembangkan aplikasi yang disebut Sulsel One data berbasis digital yang bisa diintegrasikan dengan aplikasi  SIPD, SIMDASI dan aplikasi data yang lainnya sehingga sistem ini akan digunakan menuju sistem satu data indonesia, kita akan mendorong kinerja optimal khususnya penyajian data statistik sektoral di sulsel pada level data statistik yang terupdate, valid dan data yang berkualitas untuk digunakan berbagai kepentingan percepatan pembangunan daerah khususnya di Sulsel,” kunci Hasdullah. (Red*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *