PB HPMT Ancam Aksi Besar, Kasus Kematian Basse Daeng Intang Belum Terungkap

Jeneponto Sulsel, Sulawesibersatu.com – Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (PB HPMT) mendesak Polres Jeneponto segera menuntaskan kasus kematian tragis almarhumah Basse Daeng Intang yang hingga kini belum terungkap.

Korban ditemukan meninggal dunia pada Februari 2025 dalam kondisi mengenaskan, tangan terikat dan tanpa celana. Peristiwa itu diduga kuat sebagai kasus pembunuhan disertai kekerasan seksual.

Meski kasus telah naik ke tahap penyidikan sejak 10 April 2025, hingga Mei 2026 polisi belum juga mengungkap pelaku di balik kematian korban.

Lambannya penanganan kasus memicu kemarahan keluarga korban dan masyarakat Jeneponto yang menilai aparat gagal menghadirkan keadilan.

Ketua Bidang Hukum dan HAM PB HPMT menyebut mandeknya pengungkapan kasus menjadi tanda tanya besar dan mencoreng wajah penegakan hukum di Jeneponto.

PB HPMT juga mendesak Kapolres Jeneponto mengevaluasi Kasat Reskrim yang dianggap tidak mampu menyelesaikan kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.

Menurut PB HPMT, jika kasus pembunuhan dan dugaan kekerasan seksual ini terus dibiarkan tanpa kepastian, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum akan semakin runtuh.

Sebagai bentuk tekanan, PB HPMT menegaskan siap menggelar aksi besar-besaran untuk menuntut keadilan bagi almarhumah Basse Daeng Intang hingga pelaku berhasil ditangkap. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *