Makassar, Sulawesibersatu.com – Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar di Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, secercah harapan hadir bagi ratusan warga terdampak. Komandan Kodim 1408/Makassar, Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, SE, M.Han, bersama jajaran perwira, Danramil, dan Babinsa turun langsung menemui para korban, Jumat (31/7/2026).
Kehadiran Dandim disambut hangat warga yang masih berjuang memulihkan diri setelah kehilangan tempat tinggal. Bagi para korban, kedatangan prajurit TNI menjadi bukti bahwa mereka tidak menghadapi musibah seorang diri.
Berdasarkan data di lapangan, kebakaran menghanguskan 56 rumah di wilayah RT 4 dan RT 5. Sedikitnya 105 kepala keluarga atau sekitar 235 jiwa terdampak akibat peristiwa yang meluluhlantakkan permukiman tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian, Kodim 1408/Makassar menyalurkan paket sembako kepada warga terdampak, sekaligus meninjau kondisi pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi selama masa darurat.
Selain menyalurkan bantuan, personel Kodim juga terlibat dalam pendirian tenda darurat serta mendukung proses penanganan pascabencana. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan menegaskan bahwa membantu masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab pengabdian prajurit TNI. Menurutnya, TNI akan selalu hadir bersama rakyat, terutama saat menghadapi cobaan.
“Musibah kebakaran ini merupakan ujian yang berat bagi saudara-saudara kita. Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab TNI untuk selalu berada di tengah rakyat. Bersama pemerintah, relawan, dan seluruh elemen masyarakat, kami akan terus bergotong royong membantu meringankan beban para korban hingga mampu bangkit kembali,” ujarnya.
Peristiwa di Tallo kembali memperlihatkan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Di tengah duka akibat kebakaran, semangat gotong royong menjadi kekuatan untuk membangun harapan baru dan memulihkan kehidupan warga yang terdampak. (RZ/MH)










