Baru Seumur Jagung, Proyek JUT Rp100 Juta Ambrol, Dugaan Sunat Anggaran Menguat

Majalengka, Sulawesibersatu.com – Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) senilai Rp100 juta di Blok Tegal Merak, Desa Sindanghaji, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, menuai sorotan setelah mengalami kerusakan parah hanya beberapa hari usai dinyatakan selesai.

Pantauan di lokasi pada Selasa (21/7/2026) menunjukkan senderan irigasi ambrol dan kondisi bangunan tampak rapuh. Kualitas konstruksi dipertanyakan karena diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat memicu dugaan proyek dikerjakan asal jadi. Warga menilai campuran material, terutama semen, terlihat minim sehingga bangunan tidak mampu bertahan.

Di tengah polemik tersebut, muncul dugaan adanya pemotongan anggaran hingga Rp35 juta dari total nilai proyek Rp100 juta. Dugaan itu kini menjadi perhatian masyarakat.

Sekretaris Desa Sindanghaji, Wowos, mengaku mendengar informasi terkait dugaan pemotongan anggaran. Namun, ia belum dapat memastikan kebenarannya karena belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait.

Meski demikian, Wowos memastikan kerusakan pada proyek akan segera diperbaiki agar tidak mengganggu aktivitas petani yang memanfaatkan jalan usaha tani tersebut.

Warga mendesak Dinas Pertanian Majalengka segera melakukan audit terhadap kualitas pekerjaan dan penggunaan anggaran proyek yang bersumber dari APBN tersebut.

Masyarakat juga meminta aparat pengawas turun tangan mengusut dugaan penyimpangan secara transparan. Jika ditemukan pelanggaran, mereka berharap pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *