Proyek Sirtu di Takalar Berujung Derita! Batu Sebesar Kepala Manusia Halangi Jalan Tani Rp94 Juta

1000876204

Takalar Sulsel, Sulawesibersatu.com — Harapan petani Dusun Boddia, Desa Bontoparang, Kabupaten Takalar, untuk menikmati akses jalan tani yang layak kini berubah menjadi mimpi buruk di tengah ladang. Proyek sirtu yang dikerjakan CV Kembar Jaya dengan anggaran Rp94.689.000 dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2025 justru meninggalkan tumpukan batu kali besar yang bak jebakan di tengah jalan.

Alih-alih membantu, proyek yang digadang-gadang membuka akses pertanian itu kini mencekik aktivitas warga. Setiap hari, petani harus menyeret handtraktor di atas batu sebesar kepala manusia, bahkan sepeda motor pun tak mampu melintas tanpa risiko tergelincir. “Ini bukan jalan tani, tapi jalan derita! Batu kalinya seperti batu gunung, kami malah makin susah,” ujar seorang petani dengan nada geram, Senin (10/11/2025).

Pantauan di lapangan memperlihatkan pemandangan mengenaskan tumpukan batu kali besar menimbun badan jalan, seolah proyek ini dikerjakan tanpa perencanaan matang. Warga menuding kontraktor bekerja asal jadi, tanpa memikirkan dampak bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, CV Kembar Jaya bungkam. Tak ada pihak yang bersedia memberikan klarifikasi, sementara warga terus menanggung akibat dari proyek yang seharusnya menjadi penopang ekonomi mereka. “Dana hampir seratus juta rupiah, tapi hasilnya seperti ini. Pemerintah harus turun tangan, jangan tutup mata,” desak warga lainnya.

Kini proyek yang digadang-gadang membuka akses ekonomi, justru menutup harapan petani. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi pertanian, berubah menjadi kuburan harapan warga Boddia. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *