Merasa Dipermainkan, Sainal Lonard Tagih Rp2,75 Miliar dan Siap Gugat Sengketa Lahan 27 Ribu Meter Persegi

Makassar,, Sulawesibersatu.com – Sengketa transaksi lahan seluas 27.000 meter persegi di kawasan Jalan Middle Ring Road, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar, kembali memanas. Sainal Lonard membantah keras tudingan yang menyebut dirinya hanya sebagai makelar dan menegaskan dirinya adalah pembeli pertama yang telah menyetor uang miliaran rupiah.

Sainal menyatakan telah membayar uang muka (DP) dalam dua tahap, masing-masing Rp1,85 miliar dan Rp900 juta. Seluruh pembayaran tersebut, menurutnya, tercatat atas nama pribadinya sehingga menjadi dasar bahwa dirinya merupakan pembeli, bukan perantara.

Ia mengaku seluruh kuitansi pembayaran diterbitkan atas namanya. Namun, dokumen asli masih berada di tangan notaris, sementara permintaannya untuk memperoleh salinan hingga kini disebut belum dipenuhi.

Tak hanya membantah status sebagai makelar, Sainal juga menepis tudingan masih memiliki tunggakan kepada ahli waris. Menurutnya, seluruh kewajiban pembayaran telah diselesaikan sesuai kesepakatan yang dibuat dalam transaksi.

Di tengah proses tersebut, Sainal mengklaim justru menjadi korban setelah lahan yang telah dibayarnya dialihkan kepada pembeli lain. Hingga kini, dana DP sebesar Rp2,75 miliar yang telah disetorkannya disebut belum pernah dikembalikan.

Ia juga mengungkap pernah memberikan pinjaman uang tunai serta menyerahkan empat unit mobil kepada pihak penjual sebagai bagian dari hubungan transaksi. Menurutnya, fakta itu menunjukkan dirinya tidak memperoleh keuntungan layaknya seorang perantara.

Selama hampir sembilan tahun, Sainal mengaku terus memperjuangkan haknya. Selain dana DP yang belum kembali, ia menyebut masih terdapat sisa tunggakan pembayaran pinjaman kendaraan sebesar Rp142 juta yang belum diselesaikan.

Merasa mengalami kerugian besar, Sainal memastikan akan membawa sengketa tersebut ke jalur hukum untuk menuntut pengembalian seluruh dana yang telah disetorkannya. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan atau tanggapan dari pihak penjual maupun pihak lain yang disebut dalam pernyataan Sainal. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *