Takalar Sulsel, Sulawesibersatu.com – Kepala UPT SMA Negeri 1 Takalar, Azis Basir, secara resmi menyampaikan klarifikasi terkait insiden medis yang menimpa salah satu siswinya pada Kamis, 16 April 2026. Pernyataan ini disampaikan pada Senin (20/4/2026) sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan kepada publik.
Dalam keterangannya, pihak sekolah mengungkapkan permohonan maaf yang mendalam kepada orang tua siswi, Suwandi Daeng Kuling, beserta keluarga atas kekhawatiran yang terjadi.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita saat kegiatan sekolah berlangsung. Siswi bernama Ananda Ayudia Paramita Rahman dilaporkan pingsan dan membutuhkan penanganan medis segera.
Hasil evaluasi internal menunjukkan adanya hambatan komunikasi antara petugas di lapangan dengan unit UKS dan Guru Bimbingan Konseling. Akibatnya, informasi darurat tidak segera sampai kepada pimpinan sekolah.
Pada saat kejadian, kepala sekolah diketahui sedang menjalankan tugas kedinasan di luar sekolah. Meski demikian, Azis Basir menegaskan bahwa tanggung jawab tetap berada pada dirinya sebagai pimpinan institusi.
Menanggapi adanya kesan kelalaian, pihak sekolah telah memanggil Guru BK dan petugas terkait untuk dimintai keterangan. Teguran keras juga telah diberikan sebagai langkah disiplin awal.
Selain itu, sekolah kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan keadaan darurat. Langkah ini diambil guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino, pihak sekolah juga mengimbau seluruh siswa agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan. Sekolah berkomitmen meningkatkan sistem respons darurat serta transparansi informasi ke depannya. (Rene Wijaya)






