Janji Tinggal Janji! Jokowi Dituding “Tak Tahu Diri”, Ngaku Mau Jadi Rakyat Biasa tapi Kini Turun Gunung Menangkan PSI

Jakarta, Sulawesibersatu.com – Janji Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi untuk kembali menjadi rakyat biasa usai lengser kini dipertanyakan keras. Alih-alih hidup tenang di Solo seperti yang pernah diucapkannya, Jokowi justru dinilai semakin tenggelam dalam pusaran politik praktis.

Kritik paling tajam datang dari mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Harimau Jokowi, Saiful Huda Ems. Dengan nada keras, Saiful menuding Jokowi telah mengingkari ucapannya sendiri dan berubah haluan demi kepentingan politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI). “Dasar Jokowi manusia nggedabrus yang tidak tahu diri,” kata Saiful dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Menurut Saiful, wajah asli Jokowi pasca-lengser terlihat jelas saat ia tampil di Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026). Dalam forum tersebut, Jokowi secara terbuka menyatakan siap bekerja total dan turun langsung ke lapangan untuk memenangkan PSI. Tak main-main, Jokowi bahkan disebut berjanji akan berkeliling puluhan provinsi, ratusan kabupaten/kota, hingga ribuan kecamatan dan desa demi mendongkrak elektabilitas partai tersebut.

Namun semangat berlipat Jokowi dalam urusan politik justru dinilai berbanding terbalik dengan sikapnya terhadap persoalan hukum yang menyeret namanya. Saiful menyoroti ketidakhadiran Jokowi dalam persidangan dugaan ijazah palsu, meski telah berulang kali dipanggil pengadilan. “Ironis dan memalukan. Untuk politik dia siap keliling Indonesia, tapi untuk hadir di pengadilan membuktikan keaslian ijazahnya, dia selalu mangkir,” tegas Saiful.

Saiful menilai sikap tersebut semakin memperkuat kesan bahwa Jokowi hanya berani tampil ketika berurusan dengan kekuasaan, namun menghindar saat berhadapan dengan proses hukum. (AN/ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *