Takalar Sulsel, Sulawesibersatu.com – Dugaan penyalahgunaan BBM solar subsidi di SPBU 74.922.47 Panaikang, Kabupaten Takalar, kembali menjadi sorotan pada Sabtu (25/7/2026). Informasi terbaru menyebut adanya sejumlah kelompok yang diduga memiliki peran berbeda dalam proses pengambilan hingga distribusi solar subsidi.
Berdasarkan keterangan sumber, sejumlah nama disebut memiliki peran masing-masing dalam aktivitas tersebut. Namun, seluruh informasi itu masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum melalui proses pembuktian hukum maupun keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
Sumber menyebut terdapat kelompok yang diduga dipimpin Daeng Nassa dengan anggota bernama Daeng Sore, Daeng Lawa, Daeng Tarring, dan Daeng Ngasseng. Selain itu, disebut pula kelompok lain yang diduga dipimpin Pak Jupe dengan anggota bernama Tarzan, serta Daeng Tompo yang disebut menjalankan aktivitas serupa.
Menurut sumber, Daeng Sore diduga bertugas mengangkut jerigen berisi solar subsidi dari area SPBU menuju sebuah mobil pick-up Grand Max berwarna putih yang dikabarkan menunggu di belakang ruko bekas Bank Danamon, tidak jauh dari lokasi SPBU.
Sementara itu, Daeng Lawa diduga berperan sebagai pelansir solar subsidi sekaligus mencatat daftar antrean pengisian di SPBU Panaikang. Adapun Daeng Tarring yang disebut merupakan istri Daeng Lawa diduga bertugas melakukan pengisian solar di nozzle.
Peran serupa juga disebut dijalankan oleh Daeng Ngasseng yang diduga mengambil solar subsidi langsung dari nozzle pengisian. Seluruh dugaan tersebut hingga kini belum memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak yang namanya disebut.
Sumber juga menyebut kelompok yang diduga dipimpin Pak Jupe, dengan anggota bernama Tarzan yang diduga bertugas mengambil dan mengantarkan solar subsidi kepada pihak tertentu. Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Di sisi lain, Daeng Tompo disebut sebagai salah satu pihak yang diduga telah lama beroperasi di sekitar SPBU Panaikang. Berdasarkan keterangan sumber, ia diduga mengambil dan menampung solar subsidi di sebuah rumah yang berada tidak jauh dari kantor SPBU. (TIM)












