Jeneponto Sulsel, Sulawesibersatu.com – Lebih dari 100 massa Aliansi Amarah Rakyat Turatea menggeruduk Gedung DPRD Jeneponto. Membawa isu transparansi keuangan daerah, massa melontarkan kritik keras karena tak menemukan tiga pimpinan maupun anggota DPRD yang diharapkan menerima aspirasi mereka.
Narasi “3 Pimpinan DPRD dan 37 Anggota Hilang, Dicari Rakyat” pun dibentangkan. Bagi massa, ketidakhadiran wakil rakyat saat masyarakat mempertanyakan penggunaan uang daerah merupakan tamparan telak terhadap fungsi DPRD sebagai representasi rakyat.
Kemarahan massa kemudian meledak. Mereka menerobos dan menduduki ruang rapat paripurna DPRD Jeneponto sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap tiga pimpinan DPRD.
Aliansi menyoroti persoalan kelebihan pembayaran uang daerah yang dinilai tak boleh selesai hanya dengan surat kesanggupan atau jaminan administratif. Mereka mendesak uang daerah yang wajib dikembalikan benar-benar masuk kembali ke kas daerah dan prosesnya dibuka kepada publik.
Sorotan paling tajam diarahkan pada belanja makanan dan minuman rumah jabatan pimpinan DPRD. Aliansi mendesak Kejaksaan Negeri Jeneponto membongkar seluruh proses penganggaran, pelaksanaan, pembayaran hingga pertanggungjawaban belanja tersebut.
Dalam aksi itu, massa menyebut sekitar Rp1,032 miliar sebagai angka dugaan kerugian negara yang mereka persoalkan. Namun, angka tersebut masih merupakan klaim massa dan perlu diverifikasi melalui pemeriksaan serta klarifikasi lembaga berwenang.
Lima tuntutan dilayangkan, termasuk pengembalian seluruh kelebihan pembayaran, tindak lanjut nyata hasil pemeriksaan, pemeriksaan aparat penegak hukum jika ditemukan dugaan pelanggaran, serta audit menyeluruh terhadap belanja rumah jabatan pimpinan DPRD.
Dipimpin Jatong Jalarambang sebagai jenderal lapangan, Aliansi Amarah Rakyat Turatea menyatakan tidak akan berhenti. Mereka berjanji terus mengawal persoalan tersebut sampai penggunaan uang daerah terang-benderang dan pihak yang wajib bertanggung jawab benar-benar dimintai pertanggungjawaban. (Kahar/BN)












