Pontianak Kalbar, Sulawesibersatu.com – Himpunan Pengusaha Makanan Bergizi (HIPZI) Kalimantan Barat resmi dibentuk dan dikukuhkan sebagai wadah konsolidasi pengusaha makanan bergizi, khususnya pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), Minggu (26/9/2026).
Pembentukan organisasi ini bermula dari pertemuan perwakilan mitra sejumlah kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat di Sanes Cafe, Selasa (22/9/2026). Dalam forum tersebut, Hidayat, ST, SH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum HIPZI Kalbar.
Kepengurusan kemudian diperkuat melalui rapat konsolidasi bersama para pemilik dapur MBG dari Kubu Raya dan Pontianak. Struktur organisasi diisi unsur ketua, sekretaris, bendahara, pembina, penasihat, bidang hukum, humas hingga bidang pendukung lainnya.
Sejumlah tokoh masuk dalam jajaran pembina, di antaranya Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, H. Yuliansyah, SE dan KH. Fauzi. Sementara H. Sukiryanto, S.Ag dipercaya sebagai Ketua Pembina HIPZI Kubu Raya.
Ketua Umum HIPZI Kalbar, Hidayat, menegaskan organisasi tersebut bukan sekadar wadah administratif. Menurutnya, dapur MBG harus dikelola secara profesional dengan perhatian serius terhadap kualitas makanan, kebersihan, keamanan pangan dan kandungan gizi.
“Pengelolaan dapur MBG harus mengutamakan kualitas, kebersihan, keamanan pangan, serta makanan yang benar-benar bergizi. HIPZI hadir untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas para pengusaha,” tegas Hidayat.
HIPZI juga mendorong penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten dan koordinator kecamatan di seluruh Kalimantan Barat. Struktur tersebut akan menjadi jalur koordinasi untuk pendampingan, konsolidasi pengusaha, penyampaian aspirasi serta penyelesaian persoalan pengelolaan dapur MBG di lapangan.
Dengan kepengurusan yang telah terbentuk, HIPZI Kalbar menyatakan komitmen mendukung program MBG pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Pesan organisasi ditegaskan: pengusaha harus solid, dapur wajib profesional, makanan harus berkualitas dan bergizi, sementara kepentingan penerima manfaat tidak boleh dikesampingkan. (Nurjali)






