Makassar, Sulawesibersatu.com – YC Entertainment kembali menggeliatkan perfilman Makassar. Setelah sukses menggarap film Toko Perlengkapan Mayat, rumah produksi ini bersiap menggelar casting film terbaru bertajuk “Gara-Gara PASSOBIS” di Hotel Horison Makassar, Minggu, 30 Agustus 2026.
Casting tersebut terbuka untuk umum dan diperkirakan bakal diikuti sekitar 400 peserta. Tim penyutradaraan, termasuk sutradara Abdul Wahab, akan turun langsung menyeleksi calon pemain yang dinilai mampu menghidupkan karakter dalam film tersebut.
Produser proyek, Surya Darmawan, mengatakan casting bukan sekadar mencari wajah baru, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ruang kreatif bagi talenta lokal. YC Entertainment ingin perfilman Makassar tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menembus panggung nasional.
“Kami ingin membangun ekosistem perfilman Makassar yang kuat dan memberi kesempatan bagi sineas lokal untuk tampil di panggung yang lebih luas,” ujar Surya saat dihubungi media, Jumat (28/8/2026).
Film Gara-Gara PASSOBIS juga membawa misi sosial. Di balik proses produksi, YC Entertainment ingin menyelipkan edukasi literasi keamanan agar masyarakat lebih waspada terhadap praktik penipuan yang marak terjadi.
Surya menyebut film ini diharapkan ikut mendorong kesadaran publik sekaligus mendukung upaya pemberantasan sindikat yang menyalahgunakan nama PASSOBIS. “Kami berharap film ini bukan sekadar karya seni, tetapi juga sarana kampanye sosial untuk mendorong kesadaran publik,” tegasnya.
Dalam casting, kemampuan akting, kekuatan karakter, hingga kecocokan calon pemain dengan visi cerita menjadi penilaian utama. Tim penyutradaraan yang dipimpin Abdul Wahab akan menentukan talenta yang dianggap paling mampu menerjemahkan karakter dalam film.
Panitia pun membagikan satu kunci bagi peserta yang ingin mencuri perhatian juri: percaya diri dan berani keluar dari zona nyaman. Dengan menggabungkan talenta lokal dan pesan sosial, YC Entertainment membidik Gara-Gara PASSOBIS bukan hanya sebagai tontonan, tetapi sebagai salah satu pemantik kebangkitan film Makassar menuju panggung nasional. (*Red)












