Tasyakuran Swasembada Pangan Digelar di Tammerodo Sendana, Petani Siap Kawal Ketahanan Pangan Nasional

Majene Sulbar, Sulawesibersatu.com – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tammerodo Sendana menggelar Tasyakuran Swasembada Pangan Indonesia, Rabu (7/1), sebagai wujud rasa syukur atas capaian sektor pertanian nasional sekaligus penguatan komitmen petani dalam menjaga kedaulatan pangan.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor BPP Tammerodo Sendana ini berlangsung secara luring dan daring, serta terhubung langsung dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian RI, menjadikan suasana acara semakin khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Tammerodo Sendana Edi Bastian, Amd, IP, SE, Koordinator BPP Nurmawati, SP, para kepala desa, jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta para ketua dan anggota kelompok tani se-Kecamatan Tammerodo Sendana.

Dalam sambutannya, Camat Tammerodo Sendana Edi Bastian menyampaikan apresiasi mendalam kepada para petani yang dinilainya sebagai garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. “Alhamdulillah, tasyakuran nasional ini merupakan puncak rasa syukur kita menuju Indonesia Swasembada Pangan. Ketahanan pangan daerah harus terus kita jaga. Saya optimis Indonesia dapat kembali menjadi salah satu produsen pangan terbesar dunia, dan petani Tammerodo Sendana memiliki peran penting dalam mewujudkannya,” ujar Edi Bastian. Ia juga mengingatkan para petani agar tetap menjalankan aktivitas pertanian dengan penuh tanggung jawab demi menjaga ketersediaan stok pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Sementara itu, Koordinator BPP Tammerodo Sendana, Nurmawati, SP, menekankan pentingnya komunikasi yang intens antara penyuluh dan petani agar setiap program dan bantuan pemerintah dapat tepat sasaran. “Kami berharap silaturahmi antara penyuluh dan kelompok tani terus terjaga. Sampaikan setiap keluhan dan kebutuhan di lapangan. Potensi Padi Ladang Tammerodo Sendana sangat besar, bahkan sempat mencatat produktivitas tertinggi di Kabupaten Majene pada 2024. Momentum bersama Bapak Presiden ini semoga semakin memotivasi petani kita,” ungkapnya.

Kegiatan tasyakuran ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar sektor pertanian Indonesia senantiasa diberkahi dan terus berkembang. Para petani Kecamatan Tammerodo Sendana menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program pemerintah pusat dalam menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, dengan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di Tanah Mandar. (ABI/Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *