Skandal Gelar Perkara “Kosong”, Penyidik Menghilang, Pengacara Ngamuk di Polda Sulsel!

Makassar, Sulawesibersatu.com – Suasana panas menyelimuti Polda Sulawesi Selatan saat gelar perkara khusus yang dinanti berubah menjadi skandal memalukan. Pengacara Mualimunsyah murka setelah penyidik yang seharusnya hadir justru “lenyap” tanpa jejak, meninggalkan ruang kosong dan tanda tanya besar.

Agenda resmi yang dijadwalkan Kamis pagi pukul 09.00 Wita itu awalnya digadang-gadang menjadi momen krusial untuk menguji dugaan penggelapan yang menjerat kliennya. Namun yang terjadi justru di luar nalar tak satu pun penyidik muncul, seolah menghindari sorotan.

Tim hukum yang sudah bersiap dibuat geram. Mereka tak tinggal diam, langsung memburu jawaban ke staf Wassidik. Jawaban yang diterima justru makin mengejutkan yakni gelar perkara gagal digelar karena penyidiknya “tidak ada”.

Tak puas, Mualimunsyah bersama tim menyisir langsung ruang penyidik. Pemandangan yang ditemukan makin memperkeruh keadaan ruangan kosong, sunyi, tanpa tanda aktivitas. Situasi ini memicu dugaan adanya sesuatu yang sengaja disembunyikan.

“Ini bukan sekadar tidak profesional, ini memalukan!” tegas Mualimunsyah dengan nada tinggi. Ia menilai absennya penyidik dalam forum resmi adalah bentuk pengabaian serius terhadap proses hukum.

Kemarahan itu bukan tanpa dasar. Ia mengungkap bahwa sejak awal pihaknya melihat banyak kejanggalan dalam penanganan kasus hingga penetapan tersangka terhadap kliennya. Gelar perkara khusus diajukan sebagai upaya membuka semuanya secara terang.

Ironisnya, seluruh prosedur sudah dilalui dengan rapi. Surat permohonan resmi telah diajukan, lengkap dengan kuasa hukum. Bahkan undangan dari Bagwasidik sudah tersebar ke semua pihak. Namun semua itu seolah tak berarti ketika penyidik justru menghilang di hari penentuan.

Kini, tekanan makin meningkat. Mualimunsyah mengancam akan menyeret persoalan ini ke Propam hingga Mabes Polri jika tak ada langkah cepat dari pihak kepolisian. Publik pun dibuat bertanya-tanya: ada apa di balik hilangnya penyidik, dan apa yang sebenarnya sedang ditutupi? (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *