Rutan Makassar Jadi “Pasar Gelap Kekuasaan”: Tahanan Miskin Tenggelam, yang Kaya Hidup Mewah

Makassar, Sulawesibersatu.com – Rutan Kelas I Makassar diduga berubah menjadi pasar gelap kekuasaan. Kamar tahanan dijual, fasilitas mewah hanya untuk yang mampu membayar, sementara mayoritas tahanan terpaksa tidur bergantian atau duduk semalaman di kamar sempit 1,5 x 6 meter yang menampung hingga 30 orang.

Blok khusus bernama “Loham” menawarkan kebebasan, telepon genggam, makanan dari luar, dan aktivitas tanpa pengawasan hanya bagi tahanan berduit. Sementara narkoba diduga beredar bebas, menunjukkan lemahnya pengawasan internal dan kemungkinan keterlibatan oknum petugas. 

Forum Masyarakat Anti Korupsi Sulsel (FOMAKSI) mengecam keras praktik pungli, KKN, dan ketidakadilan ini. Mereka menuntut Presiden Prabowo Subianto turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemasyarakatan.

Aksi demonstrasi besar-besaran pun direncanakan melibatkan berbagai elemen masyarakat, menekan pemerintah agar menegakkan keadilan bagi seluruh warga binaan. “Keadilan mati di dalam rutan. Yang punya uang hidup layak, yang miskin diperlakukan tidak manusiawi,” tegas FOMAKSI. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *