Rokok “Siluman” Berpita Cukai Diduga Palsu Beredar Bebas, Negara Terancam Rugi Besar

Medan Sumut, Sulawesibersatu.com – Peredaran tiga merek rokok misterius Helium, Tator, dan Trend Bleu Berry di Sumatera Utara kini menjadi sorotan panas. Dugaan penyalahgunaan pita cukai pada produk tersebut memicu kegelisahan publik karena berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.

Rokok-rokok ini diduga menggunakan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya, mulai dari kemungkinan palsu, bekas pakai, hingga milik perusahaan lain. Jika terbukti, praktik ini masuk kategori pelanggaran hukum serius dan memperkuat indikasi adanya jaringan rokok ilegal yang beroperasi rapi.

Pihak Bea Cukai Sumatera Utara tak menampik telah menerima informasi tersebut. Mereka menyatakan akan segera menindaklanjuti temuan ini dan membuka kemungkinan operasi penertiban dalam waktu dekat.

“Kalau memang tidak sesuai, itu termasuk rokok ilegal. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak membeli karena berisiko,” ujar perwakilan humas Bea Cukai, menegaskan potensi bahaya dari produk tersebut.

Namun, di balik pernyataan resmi itu, fakta di lapangan justru mengejutkan. Di sejumlah kios dan warung di wilayah Deli Serdang, ketiga merek rokok tersebut masih beredar bebas tanpa hambatan berarti, seolah luput dari pengawasan.

Para pedagang mengaku tidak mengetahui adanya dugaan pelanggaran. Mereka hanya tergiur harga yang jauh lebih murah dibandingkan rokok legal, tanpa menyadari potensi konsekuensi hukum yang mengintai.

Situasi ini memicu reaksi keras dari kalangan masyarakat sipil. Koordinator PD14 Sumatera Utara, A. Prayuda, mendesak aparat segera turun tangan dan tidak tinggal diam menghadapi dugaan pelanggaran yang dinilai terang-terangan.

Ia bahkan melontarkan ancaman akan membawa persoalan ini ke tingkat pusat jika tidak ada tindakan tegas. Menurutnya, pembiaran hanya akan memperparah kerugian negara dan membuka celah bagi praktik ilegal yang semakin brutal dan tak terkendali. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *