Barru Sulsel, Sulawesibersatu.com — Ancaman pohon besar yang diduga lapuk di tepi Jalan Nasional Poros Makassar-Parepare, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, kian meresahkan warga. Berada tepat di samping Masjid Nurul Iman, Tanjung Butung, Desa Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, pohon tersebut dikhawatirkan tumbang sewaktu-waktu dan mengancam nyawa pengguna jalan.
Bahaya semakin mengkhawatirkan ketika angin kencang dan cuaca buruk melanda kawasan tersebut. Dengan lalu lintas kendaraan yang terus bergerak di jalur nasional itu, warga khawatir batang atau cabang besar pohon patah dan menghantam pengendara yang melintas tanpa sempat menghindar.
Pantauan media ini pada Kamis (22/10/2026) menunjukkan pohon tua tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar. Warga mengkhawatirkan kondisinya yang diduga telah lapuk, meski tingkat kerusakan dan risiko tumbangnya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh petugas berwenang.
Keluhan bukan hanya datang dari pengendara, tetapi juga jemaah Masjid Nurul Iman yang setiap hari beraktivitas di sekitar lokasi. Mereka merasa terancam oleh keberadaan pohon tersebut dan berharap instansi terkait tidak menunggu sampai terjadi insiden yang menelan korban.
Sekretaris Desa Lasitae, Yunus, S.Sos, MM, membenarkan bahwa laporan mengenai kondisi pohon itu telah berulang kali diterima pemerintah desa. “Memang banyak mi laporan yang disampaikan kepada kami,” ungkap Yunus, Kamis (22/10/2026).
Yunus menegaskan, keluhan tersebut sudah berlangsung cukup lama. “Sudah lapuk mi itu pohon, dan sudah lama itu,” ujarnya. Ia turut menyampaikan kekhawatiran warga agar kejadian pohon tumbang yang pernah menimpa mobil tidak kembali terulang di kawasan tersebut.
Kini, perhatian tertuju pada instansi yang berwenang menangani pohon di tepi jalan nasional itu. Pemeriksaan kondisi batang, akar, dan cabang perlu segera dilakukan untuk menentukan langkah pengamanan, baik melalui pemangkasan maupun penebangan apabila pohon terbukti membahayakan.
Warga mendesak agar laporan berulang tersebut tidak berakhir sebagai keluhan tanpa tindak lanjut. Jangan tunggu pohon tumbang, kendaraan ringsek, atau korban berjatuhan baru bertindak! Keselamatan pengguna Jalan Nasional Poros Makassar-Parepare harus menjadi prioritas sebelum potensi bahaya berubah menjadi tragedi. (TIM)












