Gowa Sulsel, Sulawesibersatu.com — Upaya nyata menekan angka kemiskinan ekstrem terus dilakukan Pemerintah Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis usaha produktif, Pemdes Jenetallasa menyalurkan bantuan ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan kepada warga miskin ekstrem.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Jenetallasa, Senin (20/1/2025) ini menyasar 5 Kepala Keluarga (KK) Kategori Miskin Ekstrem (KME) sebagai penerima manfaat tahap pertama. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Pajak Pemerintah Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Camat Pallangga, disaksikan Sekretaris Camat Pallangga, PJ Kepala Desa Jenetallasa, Ketua dan Sekretaris BPD, Bhabinkamtibmas, para Kepala Dusun, serta jajaran aparat Pemerintah Desa Jenetallasa.
Dalam sambutannya, Camat Pallangga memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif Pemdes Jenetallasa yang dinilai tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Program ini sangat baik dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat miskin ekstrem. Kami berharap seluruh desa di Kecamatan Pallangga dapat meniru langkah Pemdes Jenetallasa dalam penanganan kemiskinan,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan ayam petelur bukan sekadar bantuan sosial, melainkan modal usaha berkelanjutan yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi keluarga penerima manfaat. Dukungan penuh juga disampaikan Ketua BPD Desa Jenetallasa. Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen pemerintah desa dan BPD dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung program bantuan ayam petelur ini sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.
Sementara itu, PJ Kepala Desa Jenetallasa menjelaskan bahwa program ini merupakan tahap awal dari rencana besar pemberdayaan masyarakat miskin ekstrem di desa tersebut. “Ini baru tahap pertama. Insya Allah program serupa akan kami lanjutkan kepada sekitar 40 Kepala Keluarga miskin ekstrem lainnya yang selama ini belum pernah tersentuh bantuan,” jelasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Desa Jenetallasa berharap masyarakat penerima bantuan mampu mengelola usaha ternak ayam petelur secara mandiri, meningkatkan pendapatan keluarga, dan secara bertahap keluar dari jerat kemiskinan ekstrem. (HRD/MH)












