Jembatan Penghubung Batas Desa Bangkaloe dan Datara Rusak Perlu Perhatian Serius

 

AVvXsEgl8kler7UjCS7VmmXDhZ6do7H6BXQ4e1hsWf1 qMRDAEAJHTWEPU4B0msaq1yb3kKzf5HJvPvjFqdTM2d3g8gumtTA7rYFLJeSYniHfZJaZBBQnm1lSEOQmGU77dum9vyUwjYSXbG1ooAO QNWP1P2Epqe6FlRI Yo2RRvuaSfDiC793aZnH2izFLpnw=s320

Jeneponto Sulsel, Sulawesibersatu.com-Pasca Bencana Banjir Medio februari 2022 yang terjadi dibeberapa titik di Kabupaten Jeneponto, salah satunya mengakibatkan robohnya jembatan yang ada di perbatasan antara Desa Bangkala Loe dan Desa Datara Kecamatan Bonto Ramba Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan beberapa Desa serta dari Daerah Perbatasan Kabupaten Gowa.

AVvXsEjpobZLCQwG NukzUTobPVL3TTJ9EQQfPMvQ6jnGS6BWp1dAx9dB jfRY1Q6 X0V8mEwkIzfXrEZ878I8SGeaLS2 oUvkuoet7YBI2N5o00s9rys3ieAoA l7qEZ

Kepada Media Jumat (18/03/2022) Umaryadi Rasyid  atas nama Pemerintah Desa Bangkala Loe  menyampaikan, bahwa kerusakan jembatan diakibatkan Banjir tersebut hingga kini kondisinya masih memprihatinkan, “kami atas Nama Pemerintah Desa Bangkala Loe tidak dapat berbuat banyak karena Jalan tersebut merupakan Jalan Kabupaten tentunya merupakan kewenangan Pemerintah Daerah dalam perbaikannya dan yang kami khawatirkan jika Pemerintah Desa yang mengerjakan akan menjadi temuan, “terangnya.

Hal tersebut diaminkan juga oleh Salah Satu Tokoh Pemuda Desa Bangkala Loe, Safriadin Saad Lholo yang akrab disapa Karlho,   namun guna kelancaran akses transportasi, Pemerintah Desa Bangakala Loe bersama masyarakat berswadaya membuat jembatan darurat agar dapat dilalui, apalagi saat ini musim Panen, pedagang dengan mobil truk dari berbagai Desa  banyak melintas mengangkut hasil bumi, “semoga ini dapat segera  menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah, “tutupnya. (MH/KIF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *