Gowa Sulsel, Sulawesibersatu.com — Sebuah video brutal yang memperlihatkan seorang pria muda diduga pelaku pemerkosaan dikeroyok dan diseret warga dengan sepeda motor hingga tewas di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, membuat publik geger. Polisi bergerak cepat meredam situasi.
Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman memastikan pihaknya telah menurunkan tim gabungan untuk mengecek langsung kebenaran video yang beredar luas itu. “Memang ada video yang memperlihatkan seseorang dianiaya. Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Tompobulu dan situasi saat ini sudah kondusif,” ujar Kapolres di Mapolres Gowa, Rabu malam.
Untuk memastikan fakta peristiwa, tim gabungan dari berbagai satuan, Samapta, Reskrim, Intel, Binmas, serta tenaga medis Dokkes diturunkan menuju lokasi terpencil di Desa Parang-Parang Tulau, Kelurahan Cikoro, Tompobulu. Perjalanan menuju tempat kejadian membutuhkan sekitar empat jam melalui jalur pegunungan. “Kami melibatkan tim Dokkes untuk melakukan visum luar terhadap korban. Saya sendiri ikut ke lokasi bersama Kabag Ops,” jelas Aldy.
Saat ditanya soal kondisi pria berinisial A yang terlihat diseret dalam video, Kapolres menyebut anggotanya masih memastikan di lapangan. Namun, informasi awal menyebut korban telah meninggal dunia. “Informasi awal, yang bersangkutan dianiaya warga karena diduga melakukan tindak pidana pemerkosaan. Namun kami tetap akan klarifikasi agar tidak ada hoaks,” tegasnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan seorang lelaki muda terikat dan diseret keliling kampung menjadi viral. Warga terlihat mengaraknya di jalanan beraspal sebelum diduga akhirnya tewas. Polisi menekankan bahwa pengusutan tetap harus mengikuti hukum yang berlaku. “Tujuan kami memastikan situasi Tompobulu tetap kondusif dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” kata Kapolres. (HRD)






