Takalar Sulsel, Sulawesibersatu.com – Ratusan personel Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) dari berbagai daerah berkumpul di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Jumat (1/5/2026), untuk menghadiri tradisi adat tahunan Akaddobulo atau Acara Lammang.
Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Panglima FKPM, Muh. Basri Daeng Tayang, yang juga bertindak sebagai tuan rumah. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi akbar anggota FKPM lintas kabupaten.
Selain dari Takalar, peserta yang hadir juga berasal dari sejumlah daerah lain, termasuk Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Gowa, menunjukkan kuatnya jaringan dan solidaritas antarwilayah dalam tubuh FKPM.
Acara ini turut dihadiri jajaran pengurus FKPM Sulawesi Selatan, di antaranya H. Abd. Kadir Nyampa bersama Bendahara FKPM Provinsi Sulsel, Hj. Risma Kadir Nyampa, serta pengurus di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa.
Dalam sambutannya, H. Abd. Kadir Nyampa menyampaikan apresiasi atas kekompakan personel FKPM di lapangan. Ia menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung pelestarian kearifan lokal.
Menurutnya, kehadiran FKPM dalam kegiatan adat merupakan bukti nyata peran forum sebagai penengah sekaligus penjaga nilai-nilai luhur masyarakat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Sementara itu, Muh. Basri Daeng Tayang mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh anggota. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol soliditas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Tradisi Akaddobulo sendiri merupakan ritual turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, sekaligus diakhiri dengan diskusi santai mengenai penguatan peran FKPM ke depan. (Rene Wijaya)






