Warga Keluhkan Bantuan Sembako di Kelurahan Watubangga

Kendari Sultra, Sulawesibersatu.com – Beberapa warga RT 14 RW 06, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga Jalan Ade Irma S Nasution (Hombis) keluhkan adanya penyaluran bantuan sembako tidak merata kepada warga yang sementara pembagian bantuan tersebut sudah tahap ke 4 (Empat) namun beberapa warga belum mendapatkan bantuan sekalipun.

Disebabkan karena kurangnya team dalam pendataan data warga setempat untuk penyaluran bantuan sembako maupun pendataan untuk penerima BST/BLT yang terdampak dari Wabah Virus Corona (Covid 19) ini.

Hal ini, diakui oleh pak Ridwan selaku ketua RT 14 bahwa tidak ada tim dari pemerintah kota kendari yang membantu dalam melakukan pendataan serta verifikasi data cuman seorang diri.

“iya memang tidak ada yang bantu, cuman saya sendiri saja,” ujar Ridwan

Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, sudah mencoba ke pemerintah setempat yakni RT untuk mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan sembako dan BLT, tetapi RT memberikan jawaban kepada kepada warganya. “Maaf bu tidak bisa, sudah telat dan ini sudah kepepet sekali”.

“Saya sudah ke pak RT untuk menanyakan dan melaporkan diri sebagai penerima bantuan dampak Covid-19 ini, tapi pak RT-nya bilang ini sudah tidak bisa, sudah telah dan waktunya sudah kepepet sekali,” ucap warga

maasih yang sama, warga juga mengatakan bahwa kami sudah lama tinggal disini tetapi tidak ada tim pendataan dari RT setempat yang datang atau mau verifikasi data, perlu juga di ketahui bahwa kami juga disini sangat rawan dengan adanya virus corona apalagi sempat ada warga yang terpapar virus corona dan positif di lorong Hombis ini,” ujarnya warga

Saat di konfirmasi ke pemerintah Setempat yakni ke Ridwan selaku ketua RT 14 RW 06, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota kendari, Ridwan (Ketua RT) juga mengatakan saya sudah mendata sesuai dengan yang di ingatnya, ia juga mengakui bahwa telah memungut Kartu Keluarga (KK) warga untuk mendaftarkan sebagai penerima bantuan dampak Covid-19 ini.

“Saya sudah mengambil KK warga untuk mendata sebagai penerima bantuan sembako kurang lebih 40 KK, tetapi setelah saya setor ke pak lurah dan di verifikasi data sisa 33 KK saja yang terdaftar mendapat bantuan yang lainnya dicoret oleh pak lurah karna tidak layak menerima bantuan tersebut,” ucap Ridwan

Selanjutnya, ini juga kesalahan dari warga yang berdatangan kost dan kontrak tidak melaporkan diri agar di ketahui keberadaanya, selain itu kami juga sudah menyurat agar bersama-sama kerja bakti demi kebersihan lingkungan, tetapi yang datang tidak seberapa, jadi jujur saya hanya pilih-pilih saja yang rajin seingat saya,” ungkapnya

Masih yang sama, Ridwan (Ketua RT 14) juga mengatakan untuk RT 14 RW 06, Kelurahan Watubangga data penerima Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) hanya ada 7 (Tujuh) Kepala Kelauarga (KK), Sedangkan untuk penerima Bantuan Sembako ada 33 (Tiga Puluh Tiga) KK dan ini sudah bantuan tahap Yang ke 4 (Empat),” tutupnya.

“Kami Selaku media Sudah Menghubungi Pak Lurah Watubangga Via Whatsappnya meminta waktunya untuk Wawancara Klarifikasi meminta tanggapannya tetapi tidak direspon atau tidak ada jawaban (Chatnya hanya di read namun tidak balas). (Manto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *