Luwu Timur, Sulawesibersatu.com – Rencana rapat musyawarah luar biasa (MUSLUB) pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Luwu Timur mendapat respon positif dari kalangan pengurus. Agenda ini akan digelar di gedung pertemuan Kecamatan Tomoni pada Sabtu (9/3/2019). “Kami selaku pengurus IPSI Luwu Timur menyambut gembira adanya usulan teman-teman pengurus untuk menggelar MUSLUB ini,” ungkap ketua harian IPSI Luwu Timur Roy, Kamis 7 Maret 2019.
Sesuai hasil kesepakatan bersama teman-teman bahwa tujuan Muslub ini digelar untuk meresufel semua pengurus. “Karena selama ini teman-teman pengurus menilai sistim kepengurusan IPSI kab Luwu timur tidak berjalan sebagaimana mestinya,” terang Roy.
Ditempat terpisah, ungkapan yang sama disampaikan pengurus lain yang enggan disebutkan namanya. “Kami sangat merespon adanya keinginan teman-teman pengurus untuk mengadakan musyawarah luar biasa ini. Dimana selama ini kami sangat merindukan prestasi dari pesilat Luwu timur, yang selama ini mati suri dalam kegiatan,” ucapnya.
Sebenarnya, sambungnya, banyak pesilat yang bisa kami tonjolkan dari dari daerah ini. “Namun kami tidak bisa menonjolkan atlit karena selama terbentuknya IPSI di Luwu Timur belum pernah diadakan pelatihan pelatih yang memiliki legalitas resmi dari IPSI Pusat. Selama ini penyeleksian atlit dilakukan tidak transparan, misalnya saja pada saat penyeleksian untuk mengikuti Pra Porda dan Porda, perguruan silat yang besar seperti IKS dan PSHT tdk ada yg di seleksi sehingga perlu di pertanyakan atlit dari mana yg di pakai oleh ketua IPSI,” jelasnya.
Makanya, lanjutnya, kami berharap setelah resafel pengurus nanti muncul pengurus-pengurus baru yang mau berbuat untuk prestasi daerah ini khususnya di bidang seni bela diri silat,” pungkasnya sambil menutup pembicaraan soal rencana muslub IPSI Luwu timur. (*Red)






